Keesokan harinya mereka kembali berusaha melepas jeratan, namun kawanan gajah termasuk induknya masih mengitari bayi betina. Akhirnya mereka melaporkan hal ini ke BBKSDA.
"Kita pun menurunkan tim dan berhasil mengevakuasinya. Kakinya bengkak karena infeksi. Saat proses evakuasi kawanannya tidak ada," imbuhnya.
Saat ini bayi gajah itu dirawat oleh tim medis di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas Kabupaten Siak, Riau. "Mudah mudahan cepat pulih bayi gajahnya," harapnya.
(Qur'anul Hidayat)