Ia pun memberanikan diri mengeluarkan ular tersebut dari kandang burungnya. Bahkan, ia membunuh ular kobra tersebut dengan menebas leher sang ular menggunakan parang.
Sementara itu, Kabid Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran (PPBK) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengatakan sudah ada tiga laporan warga mengenai penemuan ular di permukiman.
"Kalau sampai saat ini ada tiga laporan, tapi bukan ular kobra. Macam - macam ularnya. Kalau laporan ular kobra yang mengganggu permukiman penduduk di Kabupaten Malang belum ada," tuturnya.
Goly menyatakan, maraknya ular kobra memasuki area permukiman dikarenakan habitat mereka yang tengah rusak dan berganti dengan permukiman penduduk. Hal ini membuat ular terpaksa berinteraksi dengan aktivitas manusia.
"Kalau ular itu anti bau-bau menyengat. Jadi di tempat-tempat lembab itu kalau bisa dikasih kapur barus saja. Itu salah satu cara mengusir ular. Tapi lebih baik kalau menemukan ular kordinasi dengan pihak pemadam, nanti biar kami yang menangani," pungkasnya.
(Rizka Diputra)