Lebih lanjut FKUB juga menyayangkan dengan hasil survei dari Kementerian Agama yang menyebut DKI Jakarta berada di peringkat 27 dari 34 provinsi terkait soal kerukunan beragama.
"Kami merasa terganggu, karena seolah-olah kami tidak bekerja sebagai lembaga. Malahan harusnya Jakarta nomor 1 karena adanya Sekolah Agama dan Bina Damai (SABDA) itu," tambah salah satu anggota FKUB Jakarta dari unsur Hindu (PHDI) Ida Pedanda Gde Panji Sogata.
Baca juga: Pastikan Keamanan Natal dan Tahun Baru, Mahfud MD: Semua Sudah Disiapkan
(Hantoro)