BENGKULU - Keluarga korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus AKAP Sriwijaya dapat santunan sebesar Rp50 juta dari PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bengkulu. Diketahui, bus Sriwijaya masuk ke jurang di jalan Lintas Pagaralam-Lahat KM 9, Sumatera Selatan (Sumsel), dan menewaskan 26 orang pada, Selasa (24/12/2019).
Santunan tersebut diserahkan secara langsung kepada Rolima, ahli waris korban Ali Jaya, di rumah duka. Tepatnya, di jalan Gandaria Raya Kelurahan Panorama Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.
Kepala Cabang PT.Jasa Raharja (Persero) Cabang Bengkulu, Abdul Haris pun telah mentransfer ke nomor rekening ahli waris atau istri korban atas nama Rolima. Selain itu, kata Haris, pihaknya juga telah menyediakan santunan untuk korban luka dan meninggal dunia lainnya.
Sementara untuk santunan perawatan, kata Haris, maksimal Rp20 juta. Selain santunan perawatan, pihaknya juga akan memberikan surat jaminan untuk Rumah Sakit tempat korban di rawat. "Kami menyiapkan semua santunan untuk korban," kata Haris.
Sementara, Kantor SAR Bengkulu menerjunkan 10 personel ke lokasi kecelakaan bus Sriwijaya yang terjun ke dalam jurang. Mereka yang diterjunkan ke lokasi kecelakaan tersebut, untuk membantu mengevakuasi korbanyang terjebak dalam jurang di liku Lematang Indah Desa Perahu Dipo, Kecamatan Dipo Selatan Kota Pagaralam.
Humas Kantor SAR Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan, personel yang diterjunkan ke lokasi kejadian merupakan berasal dari pos unit Manna, Bengkulu Selatan, sebanyak 5 orang dan 5 personel dari kantor SAR Bengkulu.
"Personel yang diterjunkan untuk membantu evakuasi korban Kecelakaan bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang," kata Mega.
Tidak hanya menerjunkan personel SAR Bengkulu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengirim 10 unit mobil ambulans milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan dan Doa ke lokasi kejadian bus maut di Kota Pagar Alam, Sumsel.
Pengiriman 10 unit ambulance tersebut untuk membantu korban bus Sriwijaya yang berasal dari Kota Bengkulu.
Baca Juga : Ini Identitas 24 dari 26 Penumpang Tewas Bus AKAP Sriwijaya
Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan mengatakan, pihaknya mengirim 10 unit mobil ambulance. Mobil tersebut, sampai Helmi, untuk membawa korban beserta keluarga kecelakaan bus maut Sriwijaya ke Kota Bengkulu.
"Kami siap memfasilitasi korban kecelakaan dan siap merawat korban di Rumah Sakit Kota Bengkulu," ujar Helmi.
(Angkasa Yudhistira)