"Iya mungkin karena Pilpres sudah selesai, kemudian dua kubu (Prabowo-Jokowi) sudah bersatu sehingga tidak ada lagi (ujaran kebencian). Itu kan bagus," ucapnya.
Baca juga: Mahfud MD: Beragama adalah Jalan Menempuh Kebaikan
Mahfud mengaku, mulanya dirinya tidak setuju ketika dua kubu, yakni Prabowo dan Jokowi bersama dalam satu pemerintahan. Namun faktanya, penggabungan dua kubu tersebut efeknya bagus, yakni menutup celah ujaran kebencian dan polarisasi.
"Terlepas dari saudara atau saya tidak setuju dengan penggabungan itu, tapi ternyata efeknya bagus," imbuhnya.
"Tidak usah mempersoalkan orang bergabung atau tidak bergabung, yang penting produknya aman, nyaman dan tenang, mudah-mudahan kondisi ini bisa menjadi pelakaran, kita nggak usah ribut-ribut lah (Pilpres) toh akhirnya bersatu juga," pungkas Mahfud.
(Awaludin)