Mengutip Daily Mail, Kamis (26/12/2019) Prancis sekarang memiliki waktu 30 bulan untuk mengumpulkan dana agar bisa memiliki lukisan itu.
Menteri Kebudayaan Prancis Franck Riester mengatakan pemblokiran penjualan “memberi kita waktu untuk memobilisasi semua upaya untuk pekerjaan luar biasa ini untuk memperkaya koleksi nasional kita”.
Kementerian kebudayaan Prancis berharap bisa memiliki lukisan itu sehingga bisa bergabung dengan Santa Trinita Maestà, karya seni Cimabue lainnya yang telah dipajang di Museum Louvre.
Lelang Philomène Wolf melihat lukisan itu pada Juni ketika memeriksa rumah wanita itu di Compiegne di Prancis utara. Pemilik rumah sebelumnya mengira lukisan tersebut adalah ikon Rusia yang warnanya telah memudar.
Wolf menyarankan dia membawanya ke ahli untuk evaluasi.