Curah Hujan Ekstrem Dinilai Akibat Pemakaian BBM Berlebihan

Hambali, Jurnalis
Jum'at 03 Januari 2020 14:04 WIB
(Foto: Okezone.com/Arif Julianto)
Share :

TANGSEL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap, curah hujan yang melanda kawasan Jabodetabek awal 2020 melampai rekor sebelumnya.

Kondisi demikian terjadi salah satunya disebabkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dari fosil yang tinggi. Pemakaian berlebih itu berdampak pada perubahan iklim.

BBM fosil merupakan sumber energi bumi yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, minyak bumi, maupun gas alam. Energi itu terbentuk karena adanya proses alamiah berupa pembusukan dari organisme yang mati ratusan juta tahun silam.

"Salah satunya pemakaian bahan bakar fosil yang berlebihan," terang Kepala Seksie Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Kota Tangsel, Yanuar Henry Pribadi kepada Okezone, Jumat (3/1/2020).

Menurutnya, konsumsi energi fosil yang berlebihan membuat zat karbon dioksida atau CO2 meningkat tajam. Dengan begitu, terjadilah proses alam berupa pemanasan global (global warming) hingga menyebabkan cuaca ekstrem.

"Iklim secara langsung berubah cepat menyesuaikan. Akibatnya musim hujan bisa lebih pendek tetapi curah hujannya semakin ekstrem. Lalu musim kemarau semakin panjang dengan suhu yang semakin meningkat juga," ucapnya.

Dijelaskannya, dampak yang paling terasa dari curah hujan tinggi adalah banjir akibat luapan dari aliran sungai atau kali. Hal inilah yang terjadi di wilayah Jabodetabek pada Rabu 1 Januari 2020.

"Banjir di Tangsel dan sekitarnya lebih banyak disebabkan meluapnya aliran sungai atau kali yang ada, itu dampak dari curah hujan yang tinggi," ucapnya.

Dia menerangkan, di awal 2020, curah hujan diperkirakan mencapai 377 milimeter per hari. Angka dari hasil pengamatan ilmiah itu mengalahkan catatan pada saat banjir besar pada 2007 dengan 340 milimeter per hari, juga saat musim hujan 2015 dengan 361 milimeter per hari.

"Memang Tangerang Selatan juga termasuk besar hujannya terukur 208 milimeter," ucapnya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya