Bamsoet: Tindak Tegas Setiap Pelanggaran Kedaulatan Indonesia di Natuna

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Minggu 05 Januari 2020 12:26 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah bertindak tegas terhadap kapal penangkap ikan milik China, yang masuk ke wilayah perairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, dengan didampingi kapal Coast Guard China.

Selain melakukan pencurian ikan, tindakan China tersebut dinilai juga melukai persahabatan baik yang selama ini sudah dibangun oleh Indonesia - China.

"ZEE punya kekuatan hukum tetap dan mengikat sebagaimana ditetapkan berdasarkan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) atau Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut. Jadi klaim sepihak China bahwa perairan Natuna merupakan wilayah mereka, sesungguhnya tak punya dasar apapun di PBB. Karena itu pemerintah perlu bertindak tegas, bukan hanya dengan mengirimkan protes diplomatik, melainkan juga melakukan tindakan hukum tegas, seperti misalnya penenggelaman kapal," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (5/1/2020).

 Baca juga: Kapal Perang RI Siaga, Nelayan Natuna Tak Lagi Takut Melaut

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan, walaupun China merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, namun bukan berarti mereka bisa seenaknya mengganggu kedaulatan Indonesia. Pemerintah, kata dia, tidak boleh lembek.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya