Imbangi Kekuatan China, Bakamla Kerahkan 2 Kapal ke Perairan Natuna

Fahreza Rizky, Jurnalis
Selasa 07 Januari 2020 15:03 WIB
Kepala Bakamla, Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman. (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)
Share :

Mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) itu sudah melaporkan perkembangan terkini kapal milik China di perairan Natuna kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi. Bakamla berupaya mengimbangi kekuatan dan strategi China.

Taufiq menambahkan, harus ada gerak yang seirama antara diplomasi dan operasi dalam konteks menjaga kedaulatan negara di Natuna. Dia menegaskan, Indonesia tak akan bernegosiasi tentang batas wilayahnya.

"Jadi kemarin saya sampaikan bahwa harus ada orchestrating antara operasi dan diplomasi. Kita kekuatan besar pun, ya, tetap saja seperti itu. Karena masalahnya di situ walaupun secara tegas kita tidak akan bernegosiasi. Tidak ada tawar menawar," kata dia.

Beberapa waktu terakhir kapal nelayan asal China yang dikawal kapal coast guard memasuki perairan Natuna untuk melaut secara ilegal di sana. Negara Tirai Bambu itu diduga tak mengakui ZEE Indonesia di wilayah tersebut.

Pemerintah telah menebalkan pasukan di Laut Natuna. Selain itu, pemerintah juga akan mengirimkan ratusan nelayan di sana guna menunjukkan bahwa negara hadir menjaga kedaulatan. (qlh)

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya