Korban Hilang Banjir Bandang di Bengkulu 3 Orang, Pencarian Diperluas hingga 27 Km

Demon Fajri, Jurnalis
Senin 20 Januari 2020 11:22 WIB
Pencarian korban hilang akibat jembatan putus. (Foto: Okezone.com/Demon Fajri)
Share :

BENGKULU - Tim SAR gabungan masih mencari 3 korban hilang, dalam insiden jembatan gantung putus akibat banjir bandang di Desa Manau Sembilan, Kecamatan Padang Guci, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

Tiga korban yang belum ditemukan itu atas nama Intan Guspani, warga Bungin Tambun 2; Gok warga Desa Tanjung Ganti 1; dan Ipan warga Desa Pulau Panggung.

Kepala Kantor SAR Bengkulu, Abdul Malik mengatakan, upaya pencarian 3 korban oleh tim gabungan dengan menyisiri aliran Sungai Padang Guci hingga radius 27 kilometer dari lokasi jembatan putus.

Pencarian melibatkan tim dari Kantor SAR Bengkulu, Pos SAR Manna, BPBD Kaur, Koramil Padang Guci, Polres Kaur, Brimob, PMI, RAPI dan masyarakat setempat.

''Pencarian korban dibagi menjadi 4 tim. Tim 1 dan 2 melakukan pencarian menggunakan perahu dari Basarnas dan BPBD Kaur, dengan jarak sekira 4,24 KM. Tim 3 menyisiri darat dengan lokasi Jembatan Putus hingga Muara, sejauh 27 km dan tim 4 menyisiri disekitar Muara Sungai di daerah setempat,'' kata Malik, saat dikonfirmasi Okezone, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Korban Meninggal Akibat Jembatan Putus di Bengkulu Bertambah Jadi 7 Orang

Korban yang berhasil ditemukan 7 orang, dalam keadaan meninggal dunia. Mereka atas nama, Mika warga Desa Bungin Tambun 3; Viki warga Desa Pulau Panggung; Emilia; Yeni warga Desa Manau sembilan 2; Pio warga Desa Bungin Tambun; Peri Rahman warga Desa Pulau Panggung; dan Megi warga Desa Rigangan 2.

''Tujuh korban sudah berhasil ditemukan, dalam keadaan meninggal dunia,'' ucap Malik.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya