JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan terus berupaya mengejar dan akan menangkap buron kasus suap Harun Masiku, tersangka suap terhadap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WSE). KPK terus berkordinasi dan bekerjasama dengan kepolisian di daerah-daerah.
Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, meski posisi politisi PDI Perjuangan itu masih buron, KPK tetap memegang komitmen tersebut untuk bisa segera menangkap yang bersangkutan. (Baca Juga: Pencarian Harun Masiku Masih Nihil)
"Sekali pun tersangka HM belum berhasil ditangkap, tetap perkara ini berjalan. Penyidik bekerja seperti biasa memanggil saksi-saksi. Hingga sekarang ada 16 saksi. Penggeledahan juga di tiga tempat, yakni ruang kerja WSE, rumah dinas WSE, apartemen HM. Dari penggeledahan ini dapat dokumen dari salah satu tempat apartemen tersangka HM. [kami] Menemukan bukti elektronik bagian petunjuk dari posisi HM [waktu itu]," beber Ali Fikri seperti dikutip dari Solopos, Rabu (29/1/2020).
Ali Fikri menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengejaran kepada tersangka Harun Masiku yang masih menjadi daftar pencarian orang (DPO). Dia mengklaim KPK bekerja sama dengan kepolisian tingkat daerah untuk melacak keberadaan Harun Masiku.
"Tentu kalau kami sudah tahu, kami kejar, dan kami tangkap. Sampai hari ini kami terus melakukan pengejaran dengan kepolisian. Kami mencari keberadaan bersangkutan sampai daerah-daerah. Sampai malam hari ini belum mendapatkan bersangkutan," tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan sampai saat ini, Polri dan KPK masih mengendus keberadaan Harun Masiku. (Baca Juga: Siapapun Lindungi Harun Masiku Harus Diproses Hukum)
"Sampai hari ini status pencarian Harun Masiku masih penyelidikan. Segala daya upaya kami maksimalkan untuk ketahui keberadaan yang bersangkutan," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Di sisi lain, Asep menekankan, pihaknya telah berupaya maksimal membantu penyidik lembaga antirasuah dalam melakukan pengejaran terhadap eks caleg PDIP tersebut.
Salah satu cara yang dinilai ampuh, kata Asep, adalah pembentukan tim khusus untuk mencari tersangka penyuap eks Komisioner KPU tersebut.
(Amril Amarullah (Okezone))