INDRAMAYU - Seorang pria dberinisial J di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sempat dikabarkan sebagai pasien suspect virus korona yang dirawat di RSUD Indramayu. Namun, kabar tersebut kemudian ditepis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Deden Bonni Koswara, J bukanlah pasien suspect korona. Deden menjelaskan, tidak ada indikasi J terjangkit virus korona, meski J datang ke RSUD Indramayu dengan keluhan sesak nafas dan batuk.
Deden mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis di RSUD Indramayu, J dinyatakan negatif terinfeksi virus korona. Deden mengaku, J hanya mengidap bronchopneumonia atau infeksi pada bagian paru-paru.
"Pasien itu memang datang dengan keluhan batuk dan sesak memang. Akan tetapi dokter mendiagnosa pasien hanya menderita infeksi atau radang di paru-parunya, " kata Deden, Kamis (30/1/2020).
Baca Juga: Dinkes Jabar Tetap Waspada Penyebaran Virus Korona