Deden menyebut, J memang sengaja dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu, karena hal tersebut sudah menjadi prosedur perawatan pasien. Deden menyampaikan, apabila ada pasien yang mengeluh demam, batuk-batuk dan sesak nafas, maka pasien tersebut akan dirawat di ruang isolasi terlebih dahulu.
Deden menegaskan, belum ada pasien suspect virus korona di Indramayu. Deden juga mengungkapkan, kalau J belum pernah berpergian ke Kota Wuhan, Tiongkok.
"Bisa dipastikan pasien (J) tidak terinfeksi virus korona. Pasien menderita sesak nafas. Karena takut menyebar ke orang lain pasien di tempatkan ke ruang isolasi, " ucap Deden.
(Khafid Mardiyansyah)