DPR Dorong Pemerintah Segera Evakuasi WNI yang Ada di Wuhan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Jum'at 31 Januari 2020 13:11 WIB
Rapat Komisi I DPR RI (Foto: Okezone/Harits)
Share :

JAKARTA - Komisi I DPR RI mendorong pemerintah agar secepatnya melakukan evakuasi kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih ada di Wuhan, China. Apalagi Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan status darurat internasional terkait virus Korona.

“Kami mendorong pemerintah secepatnya melakukan evakuasi,” kata anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani dalam pesan singkatnya kepada Okezone di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah memerintahkan untuk segera mengevakuasi WNI yang berada di Wuhan. Keputusan usai Kepala negara melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Christina berujar proses evakuasi WNI yang masih ada di Wuhan sempat dibicarakan di dalam rapat kerja antara Komisi I dengan Panglima TNI, Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono dan perwakilan Kemenlu pada hari Kamis 30 Januari kemarin.

Baca Juga: Bahaya Virus Korona, DPR Minta Pemerintah Terjunkan Timsus Evakuasi WNI di China

Terkait teknis evakuasi, lanjut dia, kemungkinan Komisi I DPR pun akan segera melakukan rapat khusus dengan pihak-pihak terkait dalam waktu dekat ini.

“Untuk bagaimana teknisnya evakuasi itu akan dilakukan, kami ingin mendengar lebih lanjut dan menjadwalkan rapat khusus Komisi I dengan Kementerian terkait dalam waktu dekat,” terang Christina.

Sekedar informasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan, penyebaran virus korona (coronavirus/2019-nCov) yang pertama merebak di Wuhan, China, sebagai darurat internasional. Status itu muncul karena semakin banyak negara terkena wabah dan korban terinfeksi tumbang.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya