Pulang dari China, Pasien RSUD M Yunus Bengkulu Diisiolasi 14 Hari

Demon Fajri, Jurnalis
Jum'at 31 Januari 2020 09:07 WIB
RSUD BEngkulu (Foto: Okezone/Demon)
Share :

BENGKULU - Dokter spesialis jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, Ismir Fahri mengatakan, mahasiswi asal Provinsi Bengkulu, yang menempuh pendidikan di Kota Guangzhou, China, belum masuk dalam kriteria suspect virus Korona.

Pasien yang di rawat disalah satu ruang itu, terang Ismir, baru mengalami demam dan sakit pada tenggorokan. Namun, kata Ismir, pasien tersebut berasal dari areal endemik virus korona.

Saat ini, terang Ismir, pihaknya terus memantau pasien yang telah diisolasi di salah satu ruang RSUD M Yunus. Hal tersebut guna mengetahui perkembangan pasien setiap saat.

''Saat ini belum masuk dalam kriteria suspect. Pasien hanya berasal dari daerah Tiongkok yang baru ke Bengkulu,'' kata Ismir, Jumat (31/1/2020).

Baca juga: 7 Fakta Penting Virus Korona yang Wajib Diketahui

Ditambahkan Direktur RSUD M Yunus Bengkulu, Zulkimaulub Ritongan mengatakan, pasien berada di salah satu ruang isolasi. Pasien ditangani secara khusus guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Zulki menjelaskan, perlakuan observasi dengan suspect sangat berbeda. Di mana ketika telah dinyatakan suspect, maka semua yang dekat dengan pasien harus dicari untuk diisolasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penularan.

''Apabila menemukan gejala ISPA atau influenza, batuk pilek, yang berasal dari negara Tiongkok, maka prosedur pengisolasian harus dilakukan sampai bersangkutan diputuskan negatif terkena virus korona,'' jelas Zulki.

Pengisolasian pasien, terang Zulki, akan dilakukan sekira 14 hari, sesuai dengan SOP. Namun, jika dalam beberapa hari ini pasien tidak menunjukkan gejala gangguan saluran pernapasan bagian bawah atau pneumonia berarti pasien negatif terinfeksi Virus korona.

''Namun ketika gejala gangguan saluran pernapasan bagian bawah itu muncul, juga belum bisa dikatakan terinfeksi virus korona, pasien harus diisolasi selama 14 Hari lagi,'' sampai Zulki.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya