JAKARTA – Komisi III DPR RI mengkritisi pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri terkait keberadaan Harun Masiku yang sempat terdeteksi berada di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Menurut Ali, tersangka kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI itu sempat terdeteksi berada di sekitar PTIK, saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Baca Juga: KPK Sempat Deteksi Harun Masiku di PTIK saat OTT, tapi Kehilangan Jejaknya
“Begini seharusnya KPK kalau menyampaikan sesuatu lengkapi dong data-datanya, harus ada fotonya dengan siapa dia berada. Jam berapa dia masuk jam berapa dia keluar (PTIK), Jadi enggak boleh dia ngomong-ngomong gitu aja. Saya juga mengrikitik cara menyampaikan jubir seperti itu karena membingungkan publik,” kata Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil kepada Okezone, Sabtu (1/2/2020).