Gubernur Keluarkan 5 Instruksi soal Virus Korona, Warga China Dilarang Masuk Kalbar

Ade Putra, Jurnalis
Senin 03 Februari 2020 19:34 WIB
Ilustrasi
Share :

PONTIANAK - Pemerintah Kalimantan Barat akhirnya melarang turis China untuk masuk ke wilayah Kalimantan Barat.

Larangan ini sebagai bentuk antisipasi masuknya virus korona di Bumi Khatulstiwa ini. Karena, China merupakan negara terbanyak kasus virus mematikan itu.

Gubernur Kalbar Sutarmidji telah mengeluarkan lima instruksi untuk jajaran Imigrasi, Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai dan Karantina, serta aparat yang bertanggungjawab terhadap keluar masuk orang dan barang dari dan keluar negeri di wilayah Kalbar.

Baca Juga: RSUD Soedarso Pontianak Rawat Satu Pasien Diduga Terjangkit Virus Korona

"Selaku kepala daerah, saya menginstruksikan kepada pihak bertanggungjawab terhadap keluar masuk orang dan barang dari dan keluar negeri di wilayah Kalbar untuk mengantisipasi masuknya virus korona," katanya.

Lima instruksi itu diantaranya, melakukan pengawasan dengan ketat terhadap keluar masuknya orang dari negara yang ada kasus virus korona.

"Kemudian menjalankan keputusan pemerintah yang untuk sementara melarang masuknya turis dari China dan pemerintah melarang untul sementara waktu WNI berkunjung ke China," kata Midji.

Instruksi selanjutnya, tidak membolehkan pekerja asing untuk kembali ke negara mereka yang ada kasus virus korona.

"Bagi pekerja asing yang bekerja di Kalbar dari negara yang ada kasus virus korona yang pulang ke negara mereka untuk sementara tidak boleh kembali ke Kalimantan Barat," tegasnya.

Instruksi terakhir, Midji menganjurkan agar warga Kalbar untuk tidak berkunjung ke negara yang ada kasus Virus Korona. Instruksi ini (harus) dijalankan sebagaimana mestinya," pesannya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya