Dinas Kesehatan Kalbar pun telah mengambil sampel di tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan di Jakarta. Dalam waktu dekat, hasil laboratorium akan didapatkan apakah positif atau negatif virus korona.
Pihaknya, kata Harisson, siang tadi sudah mengonfirmasi ulang hasil laboratorium di Balitbangkes Kementerian Kesehatan terkait sampel dari pasien tersebut. Balitbangkes, dikatakan Harisson, belum bisa mengeluarkan hasil uji laboratorium.
Karena masih akan melakukan pembiakan untuk menentukan apa penyebab dari pneumonia yang diidap pasien yang kini sedang diisolasi di RSUD Sudarso itu.
Ia berharap, masyarakat Kalbar bersabar menunggu hasilnya. Dan, yang jelas pasien tersebut sudah mengalami proses penyembuhan.
“Sudah dirontgen ulang. Menunjukkan pasien kembali normal dan memang sudah menunjukkan proses penyembuhan,” ujarnya.
(Khafid Mardiyansyah)