Tolak Pemulangan ISIS Eks WNI, KSP Sebut Jokowi Pertimbangkan Keselamatan Bangsa

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 08 Februari 2020 15:58 WIB
Foto: Okezone.com/Fakhrizal Fakhri
Share :

JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian mengatakan, alasan Presiden Joko Widodo menolak memulangkan warga negara Indonesia (WNI) eks kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) karena faktor keselamatan bangsa.

"Saya kira Presiden sudah menyatakan, bahwa beliau menolak untuk itu. Dan yang menjadi pertimbangan Presiden adalah keselamatan bangsa negara dan rakyat. Tapi tentu saja, ada proses untuk memutuskan," kata Donny dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk '100 Hari Kabinet Jokowi-Ma'ruf', di Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

 Baca juga: Politisi PDIP Sebut Eks ISIS di Timur Tengah Bukan WNI Lagi

Menurut dia, para ISIS eks WNI tersebut merupakan kombatan dan mempunyai ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Donny tak bisa memastikan soal status kewarganegaraan para WNI eks ISIS tersebut apakah sudah gugur atau belum. Pasalnya, kata dia, ISIS bukan merupakan negara.

"Jadi yang menghilangkan status kewarganegaraan itu kalau mereka bergabung dengan negara lain. Tapi kan ISIS itu bukan negara. ISIS adalah suatu imaginasi tentang suatu negara," ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya