GUNUNGKIDUL - Ribuan ayam di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta mati akibat kandang mereka roboh tertiup angin kencang. Cuaca hujan disertai angin kencang memang terjadi di daerah tersebut.
”Kandang ayam tersebut digunakan untuk memelihara ayam pedaging sejumlah 6.000 ekor dan yang mati akibat tertimpa bangunan sekitar seribu ekor lebih,” kata Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kecamatan Semanu Serda Sudarmin seperti dikutip dari Krjogja.
Informasi di lokasi kejadian menyatakan, sebelum peristiwa Desa Dadapayu diguyur hujan disertai angin. Tak berselang lama bangunan kandang yang berisi ribuan ekor ayam disapu angin kencang dan akhirnya roboh.
Beruntung saat kejadian baik pemilik maupun pegawainya tidak sedang berada dalam kandang sehingga terbebas dari peristiwa tersebut.
Warga bersama petugas TNI/Polri dan masyarakat langsung membantu mengevakuasi ribuan ayam yang masih hidup untuk dipindahkan ke tempat yang aman. Akibat kejadian ini pemilik mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki MSi ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Selanjutnya meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Karena pada bulan Februari hingga Maret sebagaimana diprediksikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan terjadi peningkatan intensitas hujan yang sering ditandai dengan angin kencang dan petir.
”Kita sudah imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” terangnya.
(Khafid Mardiyansyah)