Rumah Sakit Milik Muhamamdiyah Siap Tangani Virus Korona

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 02 Maret 2020 17:05 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Muhammadiyah siap membantu pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus korona melalui rumah sakit yang dimilikinya. Saat ini, rumah sakit milik Persyarikatan yang tersebar di kota besar Indonesia sudah bersiaga.

"Kami punya rumah sakit yang besar, yang Insya Allah siap untuk ikut bekerja sama dan menjadi bagian dari bangsa ini memberi solusi," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/3/2020).

Kedatangan Haedar beserta jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan 'Asiyiyah ke Istana guna mengundang Presiden Jokowi di acara Muktamar ke-48 yang akan diselenggarakan di Surakarta pada 1 hingga 5 Juli 2020.

Kesiapan Muhammadiyah untuk menanggulangi virus korona mendapat apresiasi Presiden Jokowi. Haedar berharap bantuan yang diberikan dapat maksimal sehingga bisa bermanfaat untuk khalayak luas.

 

Lebih lanjut, Haedar mengatakan, rumah sakit milik Muhammadiyah sudah melakukan simulasi untuk menangani virus korona. Terlebih, kata dia, rumah sakit yang dimilikinya sudah berakreditasi Internasional. Adapun jumlah rumah sakit yang siap untuk menangani wabah itu berjumlah 15.

"Kami sudah ada simulasi bahkan RS Muhammadiyah di Solo di mana cucu presiden yang dua-duanya lahir di sana, itu termasuk sudah simulasi Insya Allah akreditasinya sudah internasional, jadi kami siap," ucap Haedar.

Haedar berharap masyarakat tetap waspada namun tak panik dalam menghadapi ancaman virus korona. Ia menganjurkan masyarakat berikhtiar pada tindakan medis seraya terus berdoa agar terhindar dari wabah mematikan itu Tak lupa, ia mengingatkan pentingnya kebersamaan dan gotong royong agar Indonesia bisa melewati ujian ini.

"Tak ada harta termahal di dunia ini selain kebersamaan dan kegotongroyongan," tutup Haedar.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya