TUNIS – Seorang pria meledakkan diri dekan gedung Kedutaaan Besar Amerika Serikat di Tunisia, Jumat (6/3/2020).
Menurut Sputnik, yang melansir media lokal, penyerang meledakkan diri saat mengendarai sepeda motor, dan menargetkan pos patroli keamanan di jalan menuju ke kedutaan.
Kejadian ini dikonfirmasi oleh otoritas negara itu, yang menyebutkan bahwa seorang pembom bunuh diri meledakkan sebuah alat peledak di sebelah Kedutaan Besar AS di ibukota Tunisia, Tunis.
Radio Shams FM melaporkan bahwa serangan itu tidak mengakibatkan korban jiwa kecuali dirinya penyerang.
عملية انتحارية أمام سفارة #امريكا في #تونس pic.twitter.com/r73h3SDiww
— GENERAL⚔ð¹ð³ (@Haykel7) March 6, 2020
Namun Radio Mosaique melaporkan bahwa lima anggota pasukan keamanan terluka dalam serangan itu.
Polisi mengatakan bahwa serangan yang menargetkan Kedutaan Besar AS "pasti gagal".
Petugas penegak hukum dikutip oleh AFP mengatakan bahwa mereka telah mencegah upaya penyerang untuk memasuki kedutaan, tetapi ada beberapa petugas yang terluka, tanpa menyebutkan jumlah pastinya.
Keadaan darurat telah terjadi di Tunisia sejak 2015 setelah serangkaian serangan teror terhadap turis dan pasukan penjaga penjaga presiden.
(Rachmat Fahzry)