MALANG – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan belum ratanya distribusi alat pelindung diri (APD) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 atau virus korona.
“Saya sampaikan ke Menkes segera diupayakan, sehingga jumlah yang sangat terbatas ini bisa segera dipenuhi. Saya dapat laporan dari Dinas setiap rumah sakit hanya dapat empat saja (APD),” ujar Muhadjir saat melakukan kunjungan kerja di Malang, Jumat (6/3/2020).
Namun Muhadjir menyampaikan solusi minimnya alat pelindung diri di setiap rumah sakit rujukan, dengan cara saling memberi dari rumah sakit yang kurang membutuhkan ke rumah sakit yang mendesak keperluan APD-nya.
“Memang nanti bisa saling menguruni (menyumbang) kalau di sini membutuhkan diambilkan dari rumah sakit lainnya. Tapi harus ditambah itu,” imbuhnya.
Baca Juga : Antisipasi Virus Korona, Stasiun Balapan Buka Posko Kesehatan
Ia menambahkan alat pelindung diri ini dianggap penting terutama bagi petugas medis yang menangani pasien suspek korona yang masuk.
“(APD) untuk rumah sakit rujujan penting sekali, sekali pakai dibutuhkan 50 unit untuk awak kesehatan dan itu sebagian APD juga tidak bisa terus menerus digunakan, harus dihancurkan bukan hanya diganti,” bebernya.
(Angkasa Yudhistira)