2 WNA Positif Korona Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Senin 09 Maret 2020 20:09 WIB
Peralatan Medis (FOto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso saat ini telah merawat enam orang pasien yang terinfeksi virus Korona (Covid-19). Dengan rincian empat orang Warga Negara Indonesia (WNI) dan dua orang Warga Negara Asing (WNA).

“Jadi dari empat positif tambah lagi dua menjadi enam (positif Korona),” kata Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/3/2020).

RSPI sendiri merawat 10 pasien terkait virus Covid-19. Tadinya empat pasien positif Korona dan enam dalam PDP. Namun saat ini jumlahnya berbalik dengan enam pasien positif Korona dan empat Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Dari 6 (yang) PDP, ada dua positif,” jelas dia.

Baca Juga: 19 Orang Positif Virus Korona di Indonesia, 2 Diantaranya WNA

Menurut Syahril, dua orang yang statusnya meningkat menjadi Korona merupakan adalah Warga Negara Asing (WNA). Dimana keduanya merupakan kasus untuk nomor 10 dan 11. Kedua pasien ini adalah bagian dari tracing kasus 01.

“Dua orang baru, orang baru ini WNA,” tuturnya.

Sementara empat orang lainnya yang masih dalam PDP, kata Syahril pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lab yang dilakukan tim medis.

“Empat lainnya masih menunggu hasil,” tandasnya.

Sebelumnya Sebanyak dua warga negara asing (WNA) yang ada di Indonesia terinfeksi virus korona (Covid-19). Hal itu diketahui saat pemerintah mengumumkan penambahan 13 nama. Dengan tambahan 13 orang, maka total warga yang terinfeksi virus korona menjadi 19 orang.

"Pasien 10, jenis kelamin laki-laki, usia 29 tahun, WNA, kondisi sakit ringan sedang. Pasien ini merupakan hasil contact tracing dari pasien kasus 01," kata Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/3/2020).

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya