JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan terdapat risiko besar terkontaminasi virus Korona melalui transportasi publik, yakni kereta rel listrik (KRL) untuk rute Bogor-Depok-Jakarta Kota.
Data tersebut tertera dalam foto presentasi pada rapat yang dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan sejumlah jajarannya yang kini tersebar.
Baca Juga: Kasus Positif Virus Korona di Indonesia Bertambah 7, Berikut Rinciannya
Mengenai foto yang tersebar tersebut, Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan yang dimaksudkan dari data itu adalah risiko potensi dari virus Korona di KRL.
"Mungkin yang dimaksud risiko potensi," ucap Eva Chairunisa saat dikonfirmasi pada Rabu (11/3/2020).
Lebih lanjut, Eva mengungkapkan bahwa saat ini sudah terdapat koordinasi antara PT KAI Daop 1, manajemen KRL, dan Pemprov DKI terkait antisipasi dan penanganan virus Korona di dalam transportasi publik itu.
Eva menjelaskan bahwa sejumlah stasiun sudah melakukan sosialisasi upaya pencegahan. Oleh sebab itu, perlu kerjasama dari pengguna KRL untuk bisa saling menjaga kebersihan.
Baca Juga: Antisipasi Korona, Anies Imbau Anak Buahnya Kurangi Jabat Tangan
"Kami mengajak pengguna jasa untuk dapat memanfaatkan fasilitas stasiun yang, ada seperti (cuci tangan di) toilet untuk menjaga kebersihan tangan," paparnya.
"Upaya pencegahan juga kami lakukan melalui pemasangan media informasi cetak dan digital serta penyediaan handsanitizer di sejumlah titik," tambah Eva.
(Fiddy Anggriawan )