JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus korona atau Covid-19 sebagai pandemi, penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengukuhkan bahwa wabah virus korona sekarang adalah pandemi setelah sebelumnya ia tidak menggunakan kategori itu selama beberapa minggu.
"WHO mengawasi wabah ini sepanjang hari penuh dan kami sangat khawatir karena tingginya tingkat penyebaran dan tingkat keseriusan, dan khawatir karena minimnya tindakan yang diambil.
"Oleh karena itu, kami menetapkan bahwa Covid-19 dapat dikategorikan sebagai pandemi," kata Ghebreyesus pada Rabu 11 Maret 2020.
Lalu negara mana saja yang paling terdampak virus korona, yang pertama kali muncul pada Desember 2019 di China tersebut.
Merujuk data WHO yang dirilis pada Rabu 11 Maret, virus korona sudah menyebar ke 124 negara. Dilaporkan virus tersebut telah menjangkiti 118.326 orang, lebih 80 ribu kasus berada di China. Sedangkan jumlah kematian di seluruh dunia mencapai 4.292 orang
Berikut 5 negara yang paling terdampak Covid-19.
1. China
Otoritas Kesehatan Nasional China (NHC) mengatakan pada Kamis menerima laporan 15 kasus baru virus korona dan 11 kematian pada Rabu 11 Maret.
Keseluruhan kasus yang dikonfirmasi di China telah mencapai 80.793, termasuk 14.831 pasien yang masih dirawat, 62.793 pasien yang telah dipulangkan setelah dinyatakan pulih, dan 3.169 orang yang meninggal karena Covid-19.
Baca juga: Presiden Duterte Akan Diuji Virus Korona Setelah Dua Menteri Filipina Jalani Karantina
2. Italia
Italia pada Rabu 11 Maret memerintahkan semua layanan komersial tutup demi melawan virus korona atau Covid-19.
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan semua toko akan ditutup kecuali supermarket, toko makanan dan apotek. Penutupan juga berlaku untuk bar, restoran dan salon kecantikan.
"Kami akan melihat efek dari upaya besar ini dalam beberapa minggu," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi mengutip Reuters, Kamis (12/3/2020).
Baca juga: Malaysia Lacak 5 Ribu Warga yang Diduga Terpapar Covid-19 saat Menghadiri Acara Keagamaan
Pada Rabu 11 Maret, angka kematian di Italia, melonjak menjadi 196 dalam 24 jam menjadi 827. Kasus-kasus yang dikonfirmasi di seluruh Italia naik menjadi 12.462 dari 10.149 sebelumnya.
3. Iran
Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Medis Iran mengumumkan pada Rabu 11 Maret, setidaknya 354 orang telah meninggal akibat Covid-19.
Sementara sebanyak 9.000 orang terinfeksi virus korona, di mana 2.959 orang dinyatakan pulih, kata kantor berita resmi IRNA mengutip Kianush Jahanpur, kepala Hubungan Masyarakat dan Pusat Informasi kementerian Iran.