JAKARTA – Penanganan wabah virus korona baru (COVID-19) akan membutuhkan partisipasi berbagai pihak, termasuk dari kalangan dunia usaha, lembaga keagamaan, bahkan badan intelijen.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona, Doni Monardo mengatakan lembaga-lembaga seperti BUMN, BUMD, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pemerintah daerah dapat membantu dengan kegiatan seperti bersih-bersih tempat publik.
Mereka juga dapat memberikan informasi mengenai korban COVID-19 yang akan memudahkan proses tes tracking yang akan dilakukan oleh epidemiologi dan Polri, serta badan intelijen.
“Pelibatan komponen masyarakat sampai dengan tingkat RT/RW sangat dibutuhkan sehingga informasi apabila ada di antara warga yang kurang sehat agar bisa dapat ditangani secara tepat,” kata Doni dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (14/3/2020).
“Demikian juga pelibatan Pemda, melakukan tes dengan memastikan notif yang ada uji COVID-19 dan tentunya berkoordinasi dengan kementerian kesehatan. Setiap Pemda nantinya diharapkan untuk menyusun protokol dan susunan tugas percepatan di tingkat provinsi, kabupaten, kota.”
Berdasarkan laporan terbaru ada 96 kasus yang dikonfirmasi di Indonesia, dengan korban lima korban meninggal dunia.
(Rahman Asmardika)