Saat libur sekolah, lanjut Yuni, semua sekolah diminta mempersiapkan diri dengan menyediakan ‘hand sanitizer’ dan sabun cuci tangan serta antiseptik.
“Setelah sekolah masuk, nanti semua anak-anak harus discreening. Apabila ada yang suhunya di atas 37,5 derajat maka harus dipulangkan belajar di rumah. Semua harus disiapkan dalam seminggu ini,” terangnya.
Selain sekolah diliburkan, kegiatan car free day (CFD) di akhir pekan juga ditiadakan terlebih dulu sampai situasi membaik. Terkait situasi ini, Pemkab juga menyiapkan seluruh OPD bisa punya daerah binaan masing-masing. Mereka akan dikerahkan untuk menyosialisasikan ajakan pola hidup bersih sehat (PHBS) ke masyarakat di daerah binaan. “Kami mengimbau warga tidak panik tapi tetap waspada,” tegas Yuni.
Untuk tempat-tempat keramaian seperti swalayan Luwes dan Mitra, tidak diminta tutup. Tapi pihak pengelola diminta menyediakan sarana antisipasi berupa penyediaan ‘hand sanitizer’ dan wastafel berikut sabun antiseptik. “Untuk sementara sebaiknya menghindari dulu tempat-tempat keramaian. Yang penting tetap tenang, jaga kebersihan,” tambah Yuni
(Awaludin)