Ada Gejala Klinis Covid-19, Tiga Warga Bengkulu Berstatus ODP

Demon Fajri, Jurnalis
Selasa 17 Maret 2020 15:00 WIB
Antisipasi penyebaran virus korona. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)
Share :

BENGKULU – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan ada lima orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (Covid-19) di Kota Bengkulu. Namun, dua orang telah dinyatakan sehat dan sembuh, sementara tiga lainnya masih berstatus ODP.

Herwan mengatakan, ketiga ODP tersebut tidak dirawat di rumah sakit. Artinya, ketiga orang itu dipantau petugas Dinas Kesehatan di rumah masing-masing.

Tiga ODP tersebut, terang dia, memiliki satu hingga dua gejala-gejala klinis, tapi tidak menunjukkan gejala sesak napas. Gejala yang dialami berupa demam, batuk, dan pilek.

''Dua orang sudah sembuh. Tiga orang dalam pemantauan. Mereka tidak dirawat. Kami melakukan pemantauan di rumah. Ketiga orang itu ada gejala-gelaja klinis. Itu bukan suspect. Gejalanya demam, batuk, dan pilek. Sesak napasnya belum ada," paparnya, Selasa (17/3/2020).

Ketiga ODP tersebut, sambung dia, berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Mulai mahasiswa hingga aparatur sipil negara (ASN).

Ia mengungkapkan, para OPD itu memiliki riwayat dari luar Provinsi Bengkulu. Saat kembali ke Bengkulu, mengeluhkan sakit.

"Mereka ada keluhan sakit. Lalu diperiksa. Setelah diperiksa, kita lakukan pemantauan," ucapnya.

Dia menjelaskan, teknis pemantauan ODP setelah adanya keluhan sakit, tim akan melakukan pemantauan setiap hari. Pemantauan untuk mengetahui apakah keluhan sakit yang dialami mengalami peningkatan atau sudah membaik.

Kemudian jika ada peningkatan gejala klinis sampai empat hari saat pemantauan, seperti sesak napas, maka ODP akan dirujuk ke rumah sakit. Namun, kata Herwan, kondisi tiga ODP sudah mulai membaik sejak dilakukan pemantauan tiga hari lalu.

"Hari ketiga dalam pemantauan, kondisi mereka sudah mulai membaik," pungkasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya