YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) memastikan sejauh ini belum mengarantina rekan sejawat guru besar yang positif virus corona (Covid-19).
Kepala Subbagian Humas UGM, Iva Ariani, menjelaskan, tak ada satu pun yang berada di gedung pusat, berinteraksi dengan pasien positif corona tersebut. Hanya saja, pihak keluarga dari guru besar tersebut tetap dikarantina.
“Kami yang di gedung pusat jarang berkomunikasi intens dengan beliau. Sejauh ini di UGM tidak ada yang dikarantina. Namun untuk keluarga dekat beliau, iya (dikarantina-red). Sedangkan untuk rekan kerja belum,” ujar Iva pada Okezone, Kamis (18/3/2020).
Menurut Iva, begitu guru besar itu positif terkena corona, yang bersangkutan langsung mendapatkan perawatan.
“Kebetulan saat ini UGM tidak ada aktivitas perkuliahan. Begitu beliau sakit, dirawat, langsung off. Kebetulan beliau memang sudah tidak menjabat juga,” ujarnya.