Pemerintah dan Panitia Ijtima Dunia Sepakat Percepat Pemulangan WNA

Herman Amiruddin, Jurnalis
Kamis 19 Maret 2020 22:15 WIB
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah (Foto: Herman Amiruddin)
Share :

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dan Panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia sepakat mempercepat pemulangan Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi peserta Ijtima.

Kedua belah pihak juga menyepakati untuk penyediaan sejumlah fasilitas bagi seluruh peserta Ijtima yang saat ini sudah berada di lokasi acara, di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Di lokasi Ijtima saat ini, para peserta tidur di bawah tenda yang disiapkan panitia, dengan alas seadanya. Ribuan jamaah sudah bersepakat untuk mengakhiri pertemuan tersebut demi mencegah atau membatasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ketua Panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia, Ali Yubra, mengatakan, berdasarkan anjuran dari pemerintah dalam rangka membatasi penyebaran virus corona, maka pelaksana Ijtima Asia menunda kegiatan Ijtima dengan langkah-langkah yang telah disiapkan.

Baca Juga: Sebelum Dipulangkan, Peserta Ijtima Dunia Menginap di Asrama Haji Makassar

Adapun poin penting dalam pembatalan tersebut, kata Ali Yubra, pertama adalah membatalkan kedatangan ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan yang sudah dilakukan panitia.

"Ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan mestinya datang tanggal 18 Maret kemarin, tapi kita batalkan," ujarnya, Kamis (19/3/2020).

Selanjutnya, adalah mempercepat proses pemulangan peserta warga negara asing yang tidak ada di medan Ijtima. Sedangkan terhadap WNA yang sudah ada di tempat Ijtima, telah disiapkan tempat khusus untuk mengisolasi agar terpisah dari orang-orang lokal, dan melakukan pengawasan dengan cara menyediakan tenaga medis untuk memantau kesehatan mereka.

"Yang perlu kami sampaikan, jamaah-jamaah asing yang telah hadir di medan Ijtima ini adalah mereka yang sudah berada di Indonesia dua atau tiga bulan yang lalu, yang visanya masih berlaku, sebelum menyebarnya virus corona," tuturnya.

Adapun untuk jamaah lokal, lanjut Ali Yubra, mereka akan dipulangkan secara bertahap secepatnya ke daerah asal mereka masing-masing.

"Demikian penyampaian ini kami sampaikan, semoga Allah SWT menyelamatkan kita semua dari wabah ini, dan semoga memberikan kebahagiaan sempurna kepada kita semua di dunia dan di akhirat," ucapnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menuturkan virus corona atau Covid-19 ini menjadi keprihatinan semua pihak. Presiden sudah menyatakan ini merupakan bencana nasional yang tentu bisa diatasi dengan disiplin dalam melakukan sosial distancing.

"Harus ada kesungguhan dan keprihatinan semua melalui kedisiplinan. Saya sekali lagi terima kasih kepada seluruh peserta Ijtima Zona Asia, yang tentu ini sesuatu yang kita tidak pernah bayangkan. Tetapi karena kondisi negara kita, maka semuanya harus mengalah," kata Nurdin Abdullah.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya