TANGERANG - Terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Tigaraksa, Tangerang, setelah diberlakukannya pembatasan operasional KRL Commuter Line pada hari ini. PT KCI membatasi operasional KRL Commuter Line selama dua pekan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
Pantauan Okezone, Senin (23/3/2020), pembatasan operasional justru membuat penumpukan penumpang KRL. Alih-alih social distancing (menjaga jarak) justru penumpang berhimpitan dan berdesakan saat memasuki kereta.
Perjalanan kereta dimulai dari Rangkasbitung pukul 06.00 WIB dan tiba di Stasiun Tigaraksa pukul 06.35. Saat kereta tiba di Stasiun Tigaraksa, kereta sudah penuh. Penumpang pun memaksa masuk meski kereta sudah penuh dan ada imbauan dari petugas stasiun.
Biasanya kereta arah Rangkabitung-Tanah Abang tersedia di Stasiun Tigaraksa pada pukul 04.50, 05.35, 05.55, dan 06.05 WIB.
Namun dengan adanya pembatasan operasional KRL, maka kereta Rangkasbitung-Tanah Abang paling pagi pukul 06.00 WIB dan tiba di Stasiun Tigaraksa pukul 06.35 WIB.
Penumpukan penumpang terjadi karena kereta selanjutnya arah Tanah Abang tersedia pada pukul 08.05 WIB. Tentu jika berangkat pada jam tersebut akan membuat telat para pekerja yang masih masuk kerja atau tidak menerapkan work form home (WFH) imbas virus corona.
Salah satu penumpang KRL berkeluh kesah terjadi penumpukan penumpang. Dirinya meminta ada evaluasi operasional KRL jika ingin mencegah penyebaran virus corona.
"Ini mah bukannya memutus rantai virus corona, tapi jadi penyebar," cetus salah satu penumpang KRL yang turun di Stasiun Tanah Abang.