BEKASI - Dalam mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19, Pemerintah Kota Bekasi memasang tempat pencuci tangan atau wastafel portabel. Pemasangan tempat pencucian tangan itu dilakukan dienam titik.
Tempat cuci tangan portable itu dipasang di pusat-pusat keramaian seperti Tempat Perbelanjaan, Rumah Sakit, Terminal dan Stasiun.
Seperti hari ini, Senin (23/3/2020) Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membawa rangkaian cuci tangan portable yang di tempatkan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid, Terminal Bekasi, Stasiun Bekasi dan Stasiun Kranji.
"Kita distribusikan tempat pencuci tangan di pusat-pusat keramaian, sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid 19," kata dia kepada wartawan.
Namun demikian, pemasangan tempat pencucian tangan itu belum bisa dipasang di Stasiun Kranji karena ada kebocoran di dalam toren airnya.
Pengisian air akan di lakukan oleh PDAM Tirta Patriot, yang akan terus menerus mengecek jika ada kekosongan air. Pada uji coba pertama, pada 2 hari yang lalu, Wali Kota menempatkan satu pencuci tangan portable di Mega Bekasi tepat berada di pintu utama.
Pemasangan tempat pencucian tangan ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona. Dia pun mengimbau masyarakat Kota Bekasi untuk saling melindungi diri. Salah satunya yang disarankan dengan meminimalisasi kontak langsung dengan orang lain, seperti berjabat tangan atau mendatangi tempat keramaian.
Baca Juga : Tangani Virus Corona, Wapres Ma'ruf Amin Minta MUI Keluarkan 2 Fatwa
Tak hanya itu, dia menekankan agar seluruh masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan rajin mencuci tangan menggunakan cairan pembersih tangan.
Pria yang disapa Pepen itu juga berpesan apabila merasa tidak sehat dan bergejala pneumonia, seperti sesak napas, demam, batuk dan pilek, warga segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat. Dia menyarankan warga tersebut mencari rumah sakit rujukan terdekat yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan.
(Angkasa Yudhistira)