Selain itu, dia menegaskan bahwa Pemkab Pangandaran akan memperketat akses masuk dan keluar di lima titik perbatasan yang ada di Pangandaran.
"Orang yang masuk ke Pangandaran akan di periksa apakah betul warga Pangandaran atau bukan, dia membawa teman atau tidak dan apakah berasal dari zona merah atau bukan," ucap dia.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran lanjut Jeje, sudah memiliki rapid test dan segera melakukan tes ke 400 OPD.
"Salah satu yang akan diprioritaskan di antaranya seluruh pegawai yang ada di Puskesmas karena mereka harus sehat dan bebas dari virus corona," tandasnya.
Sedangkan untuk teknis rapid test sendiri nantinya akan dibagi menjadi 30 tim yang akan datang ke rumah-rumah warga.
(Rizka Diputra)