Karena itu, ibu Herman, yang memiliki masalah kaki dan lutut, harus berjalan jauh dari bea cukai Johor Bahru ke Singapura.
Herman mengaku bahwa ini adalah pertama kalinya ibunya harus melakukan perjalanan melintasi jalan tol dengan berjalan kaki.
Menurut Herman, ibunya ditemani oleh seorang keponakannya yang berusia 20 tahun saat berjalan kembali ke Singapura.
Keponakannya itu bertugas membawa koper dan selalu memberi kabar kepada Herman dengan panggilan video setiap saat.
Herman mengatakan kepada Astro Awani bahwa ibunya membutuhkan waktu “lebih dari satu jam” untuk menyeberangi jembatan layan, karena dia berhenti untuk beristirahat setiap beberapa menit.
Dia memulai perjalanannya di Bea Cukai Johor Bahru pada pukul 17.00 dan sampai di Boon Lay Singapura pada pukul 21.30.