JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pemerintah-pemerintah di kawasan Timur Tengah harus bertindak cepat untuk membendung penyebaran virus corona karena kasus-kasus di kawasan ini telah meningkat menjadi hampir 60.000, hampir dua kali lipat dari penghitungan seminggu sebelumnya.
"Kasus-kasus baru telah dilaporkan di beberapa negara paling rentan dengan sistem kesehatan yang rapuh," ujar Ahmed al-Mandhari, direktur WHO untuk wilayah Mediterania Timur, mengutip Al Jazeera, Sabtu (4/1/2020).
"Bahkan di negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih kuat, kami melihat lonjakan [kasus] yang mengkhawatirkan," lanjutnya.
Baca juga: Dampak Corona, Arab Saudi Minta Umat Muslim Tunda Persiapan Haji Tahun Ini
Baca juga: Pasien Virus Corona di Spanyol Dapat Fasilitas Hotel Bintang Lima saat Karantina
Baca juga: Kota Jia di China Lockdown Usai Warga Positif Virus Corona
Di luar Iran, yang telah melaporkan lebih dari 50.000 kasus, jumlah virus corona relatif rendah di Timur Tengah.