MANILA - Presiden Rodrigo Duterte akan menyumbangkan gaji satu bulan untuk berkontribusi dalam penyelesaian krisis virus corona (COVID-19) di Filipina. Hal itu disampaikan Juru Bicaranya, Salvador Panelo dalam sebuah pernyataan pada Minggu (5/4/2020).
Dia menambahkan bahwa selain dari presiden, "banyak anggota kabinet Duterte juga berjanji untuk memotong 75 persen dari gaji bulanan mereka dari April hingga Desember tahun ini".
"Yang lain telah mengajukan pengurangan gaji untuk seluruh durasi keadaan darurat kesehatan masyarakat dalam solidaritas dengan warga negara kita dan untuk membantu dalam upaya pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus corona", kata Panelo sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (6/4/2020).
Sejumlah pejabat lainnya seperti dari Kantor Juru Bicara Kepresidenan juga telah memutuskan untuk menyumbangkan sedikitnya 10 persen dari pendapatan mereka pada April untuk tujuan tersebut, juga menjanjikan sebagian dari gaji mereka di bulan-bulan mendatang untuk membantu pemerintah mengatasi dampak dari pandemi COVID-19.
Langkah Duterte itu disampaikan beberapa hari setelah dia berjanji akan menindak keras warga yang melanggar pembatasan yang diterapkan pemerintah pada gerakan dan pertemuan massal.