JAKARTA – Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta dilaporkan membaik berkat adanya kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi sejumlah karyawan dampak persebaran corona virus disease (covid-19). Melalui penerapan kebijakan WFH ini, para pekerja yang biasanya banyak menggunakan kendaraan pribadi menjadi hanya di rumah dan tidak memenuhi jalanan Ibu Kota.
Asap polusi kendaraan bermotor yang biasanya banyak dihasilkan pun kini berkurang drastis. Dampaknya kualitas udara di langit Jakarta dinilai menjadi lebih sehat.
Mengutip data dari situs AirVisual, sekira pukul 13.00 WIB, Selasa (7/4/2020), Air Quality Index (AQI) DKI Jakarta berada di angka 54 atau Sedang. Kemudian kandungan PM2,5 di Jakarta menunjukkan angka 13.6 µg/m³.
AQI sendiri dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama. Masing-masing adalah PM 2,5; PM 10; karbon monoksida; asam belerang; nitrogen dioksida; dan ozon permukaan tanah.
Tingkatan penghitungan AQI mempunyai rentang nilai 0–500. Penjabarannya adalah nilai 0–5 berarti kualitas udara bagus; 51–100 berarti sedang; 101–150 tidak sehat bagi orang yang sensitif; 151–200 tidak sehat; 201–300 sangat tidak sehat; dan 301–500 berarti berbahaya.
Sebagaimana diketahui, sejak pertama kali diumumkan adanya pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia pada Senin 2 Maret 2020, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya.
Mulai social hingga physical distancing. Kemudian masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah.
Lalu pegawai negeri sipil (PNS) sampai karyawan swasta diimbau menerapkan bekerja dari rumah guna menekan angka persebaran virus corona.
Sementara Presiden Joko Widodo menetapkan status darurat kesehatan masyarakat dengan menerbitkan Keppres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.
Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menanggulangi persebaran virus corona.
TNI dan Polri pun sudah melakukan upaya pencegahan. Mulai melarang seluruh kegiatan yang menghadirkan orang banyak seperti resepsi pernikahan hingga seminar ataupun lainnya.
(Hantoro)