DPR Minta Pemerintah Waspadai Lonjakan Kriminalitas Imbas Gelombang PHK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Selasa 14 April 2020 06:58 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkap adanya lonjakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dampak dari mewabahnya virus corona (Covid-19). Dari data Kemenaker, jumlah pekerja yang di-PHK hingga 11 April 2020, sudah mencapai angka 1,5 juta. Angka itu melonjak signifikan dari data sebelumnya pada 9 April, yang berjumlah 1,2 juta buruh.

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay meminta agar pemerintah mewaspadai potensi tingginya angka kriminalitas dampak dari lonjakan PHK tersebut. Menurut Saleh, tidak menutup kemungkinan akan adanya gejolak sosial di masyarakat dampak dari gelombang PHK.

"Jika gelombang PHK semakin tinggi kemudian tingkat pengangguran semakin besar, tentu suatu waktu bisa menyebabkan gejolak sosial. Salah satunya, meningkatnya tingkat kriminalitas di tengah masyarakat dan itu bagian konsekuensi," kata Saleh saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Jika dilihat dari aspek sosiologis, Saleh berpandangan munculnya gejolak sosial akibat adanya kebutuhan hidup yang tidak terpenuhi. Kata Saleh, hal itu bisa memicu orang-orang mencari solusi dengan jalan yang tidak benar alias berbuat kejahatan.

"Dan karena itu tentu pemerintah perlu mewaspadai meningkatnya kejahatan di tengah situasi yang seperti sekarang ini. Semua orang merasakan kesulitan dalam menutupi kebutuhan pokoknya," imbuhnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengusulkan agar pemerintah bisa berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam mengantisipasi lonjakan tingkat kriminalitas kedepannya. Sehingga, aparat keamanan sudah lebih siap dan siaga dalam berpatroli untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

"Pada titik ini kita berharap pemerintah bekerja sama dengan aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum. Jadi polisi diharapkan bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan tersebut," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga diminta agar menggencarkan program bantuan sosial bagi warga yang terdampak, khususnya para pekerja yang kebutuhannya tidak bisa terpenuhi akibat merebaknya virus corona.

"Dan hal lain yang bisa diantisipasi pemerintah dengan melakukan berbagai macam operasi, bantuan sosial ke tengah masyarakat. Tetapi bisa jadi bansos itu belum seluruhnya tersampaikan atau menyentuh kelompok masyarakat. Nah itu takutnya menimbulkan kecemburuan sosial," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya