Hal senada juga disampaikan Kepala Devisi Marketing PO Putra Mulya, Heri Prasetyo. Ia mengatakan pihaknya tidak memberangkatkan bus kelas eksekutif, hanya VIP.
Pada hari biasa harga tiket bus rute Wonogiri–Jakarta dan sebaliknya Rp175.000. Namun sejak Jakarta menerapkan PSBB, tarif Jakarta–Wonogiri Rp225.000, sedangkan Wonogiri–Jakarta Rp205.000.
"Kami sengaja tidak menaikkan harga tiket yang tinggi. Kami lebih mempertimbangkan faktor kemanusiaan. Dengan adanya pembatasan ini orang yang akan balik ke kampung halaman bisa mudik dengan harga bus yang terjangkau. Karena mereka sudah tidak bekerja, sehingga perekonomian menurun. Tidak ada keuntungan bagi PO kami, hanya cukup untuk operasional bus saja," kata Heri.
Sementara Kepala Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Agus Hasto Purwanto, mengatakan penerapan social distancing di dalam bus merupakan kebijakan Kementerian Perhubungan sebagai tindak lanjut PSBB di DKI Jakarta.
Selain mengurangi jumlah penumpang di dalam bus, sopir dan kru bus serta penumpang diwajibkan mengenakan masker. Ketentuan tersebut berlaku untuk bus AKAP yang memasuki wilayah Ibu Kota.
(Hantoro)