Polisi Gerebek Tempat Karaoke, Belasan Orang Diamankan

CDB Yudistira, Jurnalis
Selasa 14 April 2020 19:29 WIB
Sejumlah pemandu lagu saat diamankan (foto: Okezone.com/CDB)
Share :

BANDUNG - Kota Bandung telah menerapkan pembatasan kegiatan untuk sementara waktu. Pada pelaksanaanya, beberapa pusat perbelanjaan dibatasi hingga penutupan tempat hiburan.

Namun, di tengah pemerintah tengah giat melakukan imbauan, salah satu tempat karaoke nekat beroperasi dan menggelar pesta miras. Polisi pun lakukan penggerebekan dan menutup, tempat karaoke bernama Retro Room yang beralamat di Jalan Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, tersebut.

"Semalam kita gerebek dan langsung kita tutup serta kita amankan 16 orang mulai dari manajemen, pemandu lagu, hingga tamu karaoke tersebut," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, saat ditemui di Mapolrestabes, Selasa (14/4/2020).

Beroperasinya karaoke tersebut, diketahui polisi setelah mendapat informasi dari masyarakat, yang menyebutkan kalau tempat karaoke itu, masih sering terlihat ada aktifitas.

 

Saat dilakukan penggerebekan, pihak manajemen mencoba mengelabui petugas, dengan pura-pura tidak beroperasi. Namun saat dilakukan pemeriksaan, pada lantai tiga di karaoke itu, polisi mendapati satu ruangan karaoke yang mana di dalamnya kedapatan tengah berpesta minum-minuman keras bersama para pemandu lagu.

"Kita dapati juga satu lembar catatan order, yang menunjukan waktu dan tanggalnya, pada hari kita melakukan penggerebekan," ucapnya.

Saat ini, 16 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Belum ada tersangka yang ditetapkan polisi pada penggerebekan tersebut.

Pada kasus ini, polisi menggunakan Pasal 14 Ayat 1 Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular, yang dituliskan, barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksaan penanggulangan wabah, hukuman penjara paling lama satu tahun bui.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya