PEKANBARU - Sebanyak sembilan pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau telah dinyatakan sembuh. Mereka kini sudah diperbolehkan pulang.
Namun, masalah baru justru muncul saat mereka kembali ke masyarakat. Mereka mendapat banyak penolakan dari warga. Padahal, mereka yang dinyatakan sembuh otomatis tidak akan menularkan virus lagi.
"Kita banyak mendapatkan keluhan dari pasien yang sudah sembuh, mereka tidak diterima warga. Mereka dikucilkan," ucap Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yopi, Sabtu, 18 April 2020.
Dia menjelaskan, prosedur kesehatan setelah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19, pasien memang tidak bisa langsung berbaur dengan warga. Mereka tetap menjalani isolasi mandiri di rumah selama 10 hari dengan pengawasan petugas medis.
"Kita sangat sayangkan dengan adanya sikap dari warga yang seperti itu. Padahal setelah mereka sembuh. Mereka punya kekebalan terhadap Covid-19, beda seperti yang belum mengalami," tegasnya.
Tidak hanya pasien positif yang sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) juga mengalami perlakuan sama setelah kembali ke masyarakat.
"Ada juga PDP yang negatif yang juga mendapatkan perlakuan sama. Walau sudah dijelaskan negatif warga tidak percaya dan menjauhi, mereka tetap meminta surat dari dokter kalau pasien itu (benar) negatif," tandasnya.
(Rizka Diputra)