Kematian Akibat Corona Tertinggi Se-ASEAN, Pakar: Kita Terlambat!

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Senin 20 April 2020 05:09 WIB
Ilustrasi prosesi pemakaman (Foto : Okezone.com)
Share :

Menurut dia, pemerintah harus berani mengambil risiko dalam memerangi wabah corona. Ia juga menyesalkan penerapan PSBB masih terbilang longgar di Ibu Kota.

"PSBB itu intervensi paling longgar. Dari awal para ahli itu mengharapkan adanya karantina wilayah," imbuhnya.

Baca Juga : Murid TK Sumbangkan Uang Tabungannya untuk Bantu Tangani Corona

Hermawan menambahkan, pihaknya juga prihatin karena kebijakan PSBB yang sangat longgar tersebut mengakibatkan masyarakat menjadi tidak disiplin dalam memutus mata rantai penyebaran corona.

"Pemerintah juga tidak peduli dengan penegakannya. Ini yang lebih berbahaya lagi. Karena tugas pemerintah itu memastikan bahwa PSBB itu lebih diketatkan lagi dan menegakkan aturan dengan mempersiapkam fasilitas labnya lebih baik lagi untuk menahan laju Covid-19," tandasnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya