BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan menyetujui pemberian paket sembako kepada 58 ribu hingga 70 ribu kepala keluarga yang terdampak Covid-19, selama tiga bulan. Nilainya diperkirakan mencapai Rp58 miliar.
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, nilai paket sembako Rp250 hingga Rp300 ribu per kepala keluarga (KK). Sembako akan diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19, yakni pekerja informal, korban PHK, termasuk gakin baru.
“Kami hitung-hitung kira-kira dapat angka Rp58 miliar dengan penerima kami menghendaki 30 persen KK yang ada di Balikpapan. Jumlah KK di Balikpaan 236 ribu kepala keluarga,” jelasnya usai rapat anggaran dengan tim anggaran pemkot khusus covid19, Senin sore (20/4/2020).
Baca juga: Penyebaran Covid-19, Bupati Bogor: Kuncinya di Jabodetabek!
"Tadi tinggal teknis saja yang belum, angka insyaallah sudah. Antara Rp250-Rp300. Yang pasti kami minta 4 bulan, Tiap-tiap bulan 250 ribu kali empat, tapi pemkot minta 300 ribu selama 3 bulan, ini masalah teknis. Angka total itu sudah Rp58 miliar " beber Abdulloh.
Rencananya, pembagian sembako dilakukan H-2 sebelum Ramadan. Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah meminta kepada RT-RT melakukan pendataan tambahan bagi yang belum terdata.
“Pembagian sembako kita akan dilakukan Rabu dan Kamis ya jelang Ramadan. Saya imbau kepada ketua-ketua RT karena datanya masih berkembang, dari 9.000 masih kita buka pendataan. Saya mohon ketua RT memasukan data tambahan kepada lurah sehingga bisa disempurnakan data untuk pembagian sembako, “katanya.
Baca juga: Selama PSBB, Masih Banyak Pergerakan Warga Bekasi ke Jakarta
Pembagian sembako ini akan dipadukan dengan program pemerintah pusat dan provinsi. “Kita sudah dengarkan rapt dengan DPRD agar data penerima bantuan benar-benar dipadukan, sehingga warga yang terpapar bisa menerima bantuan,” imbuhnya.
Rizal mengaku jumlah penerima bantuan akibat terdampak Covid-19 bisa bertambah, bahkan mencapai 70 ribu KK. “Malah nanti penerima jumlah bisa naik bisa sampai 70 ribu, Ini kan kita terus melakukan pendataan kita minta pak RT sempurnakan data-datanya, sambil berjalan kita bagikan nanti, kita kombinasikan ada yang menerima segera dengan data yang bagus, kita verifikasi lalu menyusul yang lainya,” ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)