Dampak Corona Meluas, Penerima Kartu Sembako Ditambah Jadi 20 Juta Keluarga

Hambali, Jurnalis
Selasa 21 April 2020 12:46 WIB
(Foto: Okezone.com/Hambali)
Share :

TANGSEL - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menyerahkan secara simbolik kartu program sembako di Kantor Kelurahan Sawah, Jalan Cendrawasih, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (21/4/2020).

Di Kota Tangsel, awalnya jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjumlah 13.284 keluarga. Kini Kementerian Sosial (Kemensos) memperluas penerimanya menjadi 19.249 keluarga. Dengan kata lain, ada penambahan kuota sebanyak 5.965 PKM imbas dari mewabahnya Covid-19.

Secara keseluruhan, Kemensos menambah jumlah penerima bantuan sosial program sembako sebanyak 4,8 juta KPM, sebagai upaya perlindungan terhadap keluarga terdampak Covid-19. Sedangkan jumlah sebelumnya sebanyak 15,2 juta KPM.

"Penambahan 4,8 juta KPM ini merupakan perluasan program sembako yang dulu dikenal dengan nama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," kata Juliari usai menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Mensos menambahkan, dengan adanya penambahan sebanyak 4,8 juta KPM maka jumlah total penerima program sembako menjadi 20 juta KPM di seluruh Indonesia, pada 2020.

Baca juga: WHO Bersikeras Tidak Menyembunyikan Infromasi Terkait Virus Corona

Program Sembako atau BPNT ini berbeda dengan bantuan sembako yang dikucurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), guna menekan dampak sosial atas wabah Covid-19. "Bantuan Sembako target kita 9 juta seluruh Indonesia," ungkap Mensos.

Sementara, Sekretaris Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Nurul Farijati menjelaskan, KPM perluasan program sembako akan mendapatkan bantuan setiap bulan Rp200 ribu hingga akhir bulan Desember 2020.

"Mereka yang mendapatkan perluasan ini sudah masuk basis data terpadu Kemensos," kata Nurul.

Nurul menambahkan, program sembako ini berbeda dengan bantuan sembako oleh presiden yang jumlahnya senilai Rp600 ribu selama 3 bulan.

"Kalau yang bantuan sembako Presiden itu sebulan cair 2 kali dengan nilai Rp300 ribu, yang diwujudkan dalam bentuk sembako dengan rincian antara lain beras, minyak goreng, sarden, kornet, sambal, kecap, mi instan, susu UHT, the dan sabun mandi," ucapnya.

Di Kelurahan Sawah, Ciputat, tercatat 198 keluarga KPM. Salah satunya adalah seorang kakek renta bernama Kento (78). Dia sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani dan serabutan. Dia mengaku namanya tak terdaftar pada program sosial sebelumnya.

"Terima kasih, pasti senang dengan bantuan ini. Apalagi zamannya sulit begini, saya kerja serabutan, kadang tani kadang yang lain. Sekarang udah di rumah aja enggak punya kerjaan lagi akibat virus (corona)," ungkap Kento di lokasi.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya