MANILA – Seorang veteran tentara Filipina ditembak mati oleh polisi di dekat pos pemeriksaan Kota Quezon pada Selasa, 21 April.
Polisi mengatakan kepada media setempat bahwa Winston Ragos (34) telah melanggar aturan karantina.
Ragos pada Minggu, 26 dimakamkan dengan upacara oleh tentara Filipina di Makam Pahlawan.
Awal penembakan
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan lima polisi mengelililingi Ragos dan salah seorang dari mereka mengarahkan senjatanya ke Ragos.
Ragos, yang mengangkat tangan mencoba berbalik menghadap mereka. Dia tertembak saat mencoba mengeluarkan sesuatu dari tasnya.