SERANG - Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menyatakan, bahwa tanggal 1 Mei 2020 nanti lintas penyebrangan Pelabuhan Merak-Bakauhuni akan diberlakukan pembelian tiket secara online. Namun, pengelola tetap akan menyiapkan satu loket tiket khusus cashless.
"Tanggal 1 Mei nanti kita sudah sepakat dengan pak Kapolda Banten dengan ASDP juga, masih kita buka satu atau dua pembelian tiket cashless dengan harapan tidak ada antrian," kata Budi kepada wartawan di Mapolda Banten, Selasa (28/4/2020).
Menurutnya, hanya Pelabuhan Merak saja yang belum 100 persen menerapkan pembelian tiket secara online. Sedangkan di Pelabuhan lainnya seperti Bakauhuni, Gilimanuk, Ketapang sudah 100 persen menerapkan 100 persen pembelian tiket online.
"Tinggal di Merak saja (belum 100 persen). Saya mendapat laporan sudah pernah 90 persen transaksi dengan online. Tapi saya pernah rapat juga dengan polda, ASDP ada kemunduran," ungkapnya.
Padahal, lanjut Budi di dalam peraturan menteri perhubungan bahwa harus sudan melakukan perubahan model penjaualan tiketnya dari cash lash ke online.
"Kenapa kita ke online? Karena online sesuai dengan tuntutan dari pengembangan tekhnologi, dengan online transaksi lebih mudah, cepat dan lebih terukur," ucapnya.
Budi juga meminta kepada para operator truk dan jasa ekspedisi khususnya transportasi logistik untuk membekali para supir dengan ponsel berbasis android. Sehingga, bisa melakukan pembelian tiket online.
"Saya berharap teman teman operator kendaraan truk dan logistik. Ya, cepat atau lamabat kita akan berlakukan penjualan tiket online," tutupnya.
(Awaludin)