250.000 Balita NTT Tak Miliki Akses Air Bersih, Rentan Terpapar Covid-19

Adi Rianghepat, Jurnalis
Rabu 29 April 2020 11:44 WIB
ilustrasi (Okezone)
Share :

Pada isu yang lain, lanjut dia, ada sebesar 20,62% atau sebesar 1129.46 penduduk NTT berada dalam situasi kemiskinan. Data 2019 menyebutkan, hanya 47,84% anak-anak di NTT yang memiliki akta kelahiran, sehingga berdampak pada akses anak-anak untuk mendapatkan jaminan perlindungan sosial.

Menurut Eben Ezer Sembiring kebijakan stay at home berdampak kepada kondisi orangtua yang kesulitan bekerja dapat meningkatkan risiko anak-anak pada kerawanan pangan, situasi malnutrisi, dan penelantaran.

Dengan berbagai latar belakang tersebut, WVI melakukan respon di 18 kabupaten/kota di NTT meliputi tindakan pencegahan penularan Covid-19 serta akses ke perawatan dan pengobatan.

"Kami memastikan sistem pengasuhan anak-anak berjalan baik selama pandemi atau jika orangtuanya terinfeksi, dan melakukan advokasi untuk memastikan keluarga yang rentan menerima dukungan pemerintah sesuai dengan standar dan prinsip hak anak,” katanya.

Dia menyebut, pada tahap awal, April hingga September 2020, WVI di NTT mengelola dana sebesar Rp2,9 miliar untuk berbagai program, antara lain penyediaan 813 fasilitas cuci tangan dengan sabun serta mendistribusikan APD standar Covid-19 untuk 653 tenaga kesehatan.

Adapun bantuan non tunai diberikan kepada 2.507 keluarga yang paling rentan. Sosialisasi juga terus dilakukan sebagai upaya edukasi mengenai Covid-19. Selain itu, paket kebersihan juga diberikan untuk 6,843 keluarga yang memiliki balita atau yang terdampak Covid-19.

WVI lanjut dia juga mengembangkan kegiatan rekreasi dan dukungan materi pembelajaran baik offline maupun online untuk anak-anak di rumah, serta pelatihan psikososial untuk para tokoh agama dalam mendukung masyarakat selama masa pandemi. "Upaya bersama para pihak terkait terus dilakukan untuk dapat menolong anak-anak agar dapat terus bertumbuh dan berkembang dengan baik," katanya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya