KLATEN - Sosok Mbah Minto Syam, 80 tahun, seorang nenek asal Selorejo, Krakitan, Jawa Tengah dalam bebarapa waktu terakhir ini mendadak viral di media sosial, setelah video parodi gagal mudiknya banyak ditonton orang. Termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga musisi Jawa Didi Kempot.
Awalnya serang Youtuber, Muhammad Sofyan alias Ucup sering memperhatikan kehidupan nenek tua miskin yang hidup sebatang kara ini. Dari situlah, ia memiliki ide untuk menggandeng nenek itu ikut main dalam parodi video "jangan mudik".
Hubungan antara Mbah Minto dengan Ucup sebatas tetangga dekat. Meski satu kampung, Ucup tinggal di RT lain, yakni di RT 007/RW 017.
Pandemi Covid-19 yang merepotkan sebagian besar penduduk bumi telah memberi inspirasi bagi seorang Ucup. Terlebih, sejak Pemerintah mengeluarkan salah satu jurus andalannya guna memutus mata rantai persebaran virus corona, yakni melarang mudik. Hal ini mengakibatkan warga desa yang merantau di kota tak diperbolehkan pulang ke tanah kelahirannya terlebih dahulu.
Berawal dari kebijakan itu, muncullah video garapan Ucup yang menggandeng sosok Mbah Minto. Salah satu adegan pendek yang dipertontokan Ucup di Youtube dan Instagram, yakni perbincangan Ucup selaku seorang anak dengan Mbah Minto selaku orang tua via telepon seluler (Ponsel).
Dalam perbincangan itu, Si Ucup ingin sekali mudik alias pulang dari tanah perantauan. Upaya Ucup dicegah Mbah Minto. Di bagian akhir perbincangan, Mbah Minto mengingatkan, “Rasah muleh le, sing penting duite muleh.”