Ia menerangkan, tenaga medis tersebut berinisial NS, berjenis kelamin laki-laki, usia 38 tahun, warga salah satu desa di Kecamatan Takeran Magetan. Dia tertular corona diduga setelah melakukan pengecekan kesehatan terhadap santri.
"Memang begitu beratnya beban pekerjaan, termasuk risiko yang harus dialami garda terdepan penanggulangan covid-19. Hari ini tenaga medis yang berjibaku dan bertugas di Temboro terpapar corona," jelasnya.
Saat ini NS, lanjut Muchlis, tenaga medis tersebut masih menjalani isolasi mandiri di rumah, namun rencananya akan dievakuasi ke RSUD dr Sayidiman Magetan.
Pihaknya meminta masyarakat Kabupaten Magetan untuk selalu melakukan physical distancing atau pembatasan fisik dengan menjaga jarak aman untuk terhindar dari virus corona.
"Untuk seluruh masyarakat Magetan agar senantiasa mengikuti protokol kesehatan di mana pun berada. Melakukan physical distancing atau jaga jarak aman. Di rumah saja, rajin cuci tangan, dan tetap wajib bermasker bila keluar rumah," paparnya.